Bandung

Kupat Tahu Gempol – Bandung

on

Kupat Tahu Gempol – Bandung
Pasar Gempol, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung 40115, Indonesia
Telp : 022 4260809

Kupat Tahu Gempol

Siapa kira, dari warung kecil berlantai tanah di Jalan Gempol, Bandung, Nuraini serta ibunya, Mariah, bisa terbang ke Singapura untuk mengenalkan kupat tahu andalan mereka dalam arena World Street Food Congres 2015 pada Juli lantas. Kelezatan Kupat Tahu Gempol juga disadari lidah internasional.

” Bangga serta suka sekali, dari pinggiran dapat ke Singapura. Kami cuma masak sesuai sama kwalitas kami saja. Nyatanya orang pada sukai, ” tutur Nuraini pada CNN Indonesia waktu didapati di warungnya di Bandung, Kamis (6/8).

Cita rasa Kupat Tahu Gempol memanglah telah masyhur di beberapa kelompok, dari mulai rakyat jelata sampai beberapa petinggi, seperti Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel. ” Paling akhir itu Pak Gobel ingin pergi ke mana, pengin makan Kupat Tahu Gempol. Minta kirim 50 jumlah untuk dikonsumsi di bandara, ” kata Nuraini.

Dari buah bibir itu, banyak lidah pada akhirnya menunjukkan sendiri kesenangan sepiring Kupat Tahu Gempol. Kelembutan ketupat serta tahu berbalur bumbu kacang yang meresap prima bisa memberi kesan elegan, meskipun cuma di sajikan diatas piring styrofoam.

Seluruhnya kesedapan itu nyatanya telah hampiri lidah banyak warga Bandung mulai sejak 1965. Resep yang sama juga diwariskan turun temurun untuk melindungi cita rasa.

” Seluruhnya resep dari nenek saya, namanya Hajar Hasanah. Th. 1965, buka warung kupat tahu, banyak yang sukai. Dilanjutin sama ibu saya, namanya Mariah, th. 1975, ” papar Nuraini.

Wanita berumur 45 th. ini lalu menguak sedikit rahasia untuk memperoleh kelembutan ketupat yang prima. ” Tahu dari Cibuntu, bila ketupat itu gunakan beras aron, ditumbuk hingga lembut, dibungkus daun pisang, dikukus delapan jam, ” katanya.

Untuk memperoleh bumbu kacang yang halus serta meresap ke tahu serta ketupat, Nuraini mengakui memakai kacang tanah asli. ” Tak gunakan seperti selai buat roti seperti orang saat ini umumnya. Kacangnya digoreng serta digiling gunakan alat giling kacang umum, tidak digabung kentang seperti lotek, ” ucap Nuraini.

Karena ketekunan keluarga Nuraini, Kupat Tahu Gempol saat ini telah bisa buka cabang di sebagian tempat, seperti The Kiosk di Dago serta Bandung Trade Mall.

Walau telah menjejaki tempat elegan, bahkan juga terbang ke luar negeri, Nuraini terus menjaga warung kecil di Jalan Gempol. Dengan gerobak simpel ditambah satu meja bambu panjang serta kursi plastik untuk pengunjung, Nuraini berbarengan Yayah beserta sebagian karyawan bekerja bikin kupat tahu sehari-harinya.

” Disini tempat awal, mesti terus dijaga, ” kata Nuraini.

Be Sociable, Share!

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *


    *