Gudeg Enak di Malioboro – Gudeg Yu Djum – Jogjakarta

0
245

Gudeg Enak di Malioboro – Gudeg Yu Djum – Jogjakarta
Jalan Dagen No.2C, Malioboro, Gedong Tengen, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55271, Indonesia
Telp : 0274 8564848

Semangat mengawali pagi di Yogyakarta dengan nikmati kegurihan gudeg juga sebagai menu sarapan. Yaitu jalan Wijilan yang letaknya tidak jauh dari lokasi Keraton Yogyakarta. Pintu masuknya berupa gerbang putih tinggi yang masih tetap kokoh peninggalan kerajaan Mataram. Ah, terasa seperti buka kembali pelajaran histori.

Jalan Wijilan mulai ramai oleh penjual gudeg mulai sejak th. 1942. Hingga saat ini jalan ini ramai oleh kedai gudeg mulai pagi hingga malam. Bahkan juga ada yang buka 24 jam. Dari lokasi Keraton Yogyakarta dapat jalan kaki atau naik becak. Tarif becak umum dikisaran harga Rp 10. 000 – Rp 15. 000 dari lokasi Malioboro, Tugu, serta sekitarnya.

Mulai jam 6 pagi beberapa penjual gudeg berjejer di selama jalan. Ada yang lesehan ada pula yang jenis kedai dengan kursi serta meja. Susah–susah mudah memanglah pilih gudeg mana yang akan pas di lidah.

Sekurang-kurangnya ada 2 jenis gudeg yakni gudeg basah serta gudeg kering. Sesuai sama namanya, bila gudeg basah umumnya sedikit berkuah atau umum dimaksud “nyemek”. Bila gudeg kering tanpa ada kuah atau tak berair namun tak hingga garing. Gudeg kering dimasak lebih lama sampai kuahnya habis. Warnanya cokelatnya juga lebih tua di banding gudeg basah.

Dari literatur yang ada, gudeg yaitu sisi dari histori Kerajaan Mataram. Konon seputar th. 1550 seseorang istri prajurit kerajaan yang bertugas di dapur umum umum memasak nangka muda atau dimaksud Gori. Satu hari ia coba mencampurkan nangka muda dengan santan serta gula merah. Nyatanya akhirnya enak serta banyak yang sukai. Pada akhirnya jadi makanan favorite paling utama hingga saat ini untuk masyrakat Yogyakarta.

Ada pula cerita yang lain yang menyampaikan bahwa gudeg diketemukan oleh seseorang prajurit dengan cara tak berniat. Prajurit itu memanglah umum memasak nangka muda dengan santan serta gula merah hasil dari rimba seputar. Lantaran kelelahan sesudah membabat rimba, nangka muda itu lupa diangkat dari kompornya hingga 5-6 jam. Nyatanya ketidaksengajaan ini membuahkan makanan enak serta melegenda hingga saat ini.

Satu diantara gudeg yang populer yang ada di jalan Wijilan ini yaitu Gudeg Yu Jum. Nama Yu Djum datang dari Djuwariah. Yu Djum mulai buka kedainya di jalan Wijilan mulai sejak 1950. Hingga saat ini Yu Djum yang telah berumur kian lebih 80 th. ini memasak sendiri gudeg jualannya.

Type gudegnya yaitu gudeg kering. Satu diantara rahasia kegurihan gudeg Yu Djum yaitu gudegnya dimasak di kompor jenis lama yang apinya dari kayu bakar. ” Nangka mudanya di ambil dari berlangganan, telah umum sehari-hari. Dari luar Yogya, dari Purworedjo, ” ungkap Elina, salah seseorang anak wanita Yu Djum yang turut menekuni di usaha gudeg punya ibunya.

Sama juga dengan gudeg yang lain, Gudeg Yu Djum di sajikan dengan krecek pedas, ayam serta telor bumbu gudeg, termasuk juga tahu serta tempe bacem. ” Ayamnya kampung betina, bila jantan tidak enak. Telornya telor bebek, ” kata Elina.

Gudeg Yu Djum di sajikan di atas daun pisang. Harumnya sangatlah khas gudeg, gurih yang datang dari santan ditambah aroma gula merah. Waktu Kompas. com mencicipinya tak tahu bagaimanakah manisnya memanglah cocok. Manisnya pas di lidah orang yang bukanlah orang Jawa serta beberapa turis. Ditambah ayam kampung serta telornya yang kuat dengan rasa bumbunya yang meresap. Kreceknya memiliki tekstur kering seperti gudegnya. Sedikit pedas serta santannya juga tak kental merasa dimulut. Bila ingin lebih pedas, cabe rawit rebusnya menaikkan cita rasa pedasnya.

Elina mengakui susah mengkalkulasi berapakah banyak jumlah gudeg yang habis terjual. ” Sulit mbak ngitungnya. Bergantung konsumen. Pokoknya tiap-tiap ingin habis ya buat lagi, ” ucapnya. Terkecuali di Wijilan, Gudeg Yu Djum juga buka kedai di jalan Kaliurang. Sama juga dengan di Wijilan, kedainya yang di jalan Kaliurang juga senantiasa ramai dihampiri pelanggan.

Harga Gudeg Yu Djum juga tak terlampau mahal. Nasi gudeg, krecek, serta telor harga nya Rp 9. 000. Terkecuali makan ditempat, Gudeg Yu Djum sediakan paket oleh–oleh dengan besek serta kendil. Harga paketnya sekitar pada Rp 40. 000 hingga Rp 240. 000.

Tak terlalu berlebih terasa bila disebut belum ke Yogyakarta bila tak singgah ke Gudeg Yu Djum. Kenyang di perut, senang juga di lidah.

gudeg enak di malioboro

Be Sociable, Share!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    *