Gulai Melung – Purbalingga

0
319

Gulai MELUNG
Dusun Melung, Larangan,
Pengadegan, Purbalingga, Jateng, Larangan,
Pengadegan, Purbalingga 53393,
Indonesia

gulai melung

Walau jauh dari pusat kota, kuliner Gulai Melung Bu Hadi di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah ini sering jadi tempat berkunjung beberapa penggemar daging kambing, terutama gulai. Terlebih gulai ini mempunyai varian menu yang dapat disantap sesuai sama selera.

Ya, Gulai Melung namanya. Nama yang unik untuk kuliner gulai yang tersaji di warung simpel di Dusun Melung, Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, Purbalingga ini.

Juga sebagai makanan khas, tentu gulai Melung hasil racikan Bu Hadi mempunyai kekhasan sendiri. Satu diantaranya, gulai mesti memiliki bahan daging kambing betina yang di sajikan dengan versus basah, ‘nyemek’, atau kering.

Uniknya lagi, gulai Melung Bu Hadi sediakan kuah terpisah hingga pengunjung dapat pilih bakal menyantap gulai kering, 1/2 basah, atau gulai yang penuh kuah.

Pengunjung umumnya pilih favorite menu khas tengkleng juga sebagai makanan paling utama. Di Purbalingga tengkleng (kaki kambing) ini umum di sebut dengan ‘dengkil’. Terkecuali daging, menu lain racikan gulai Melung yaitu sum-sum, buntut (ekor kambing), balungan, iga serta cawang. Seluruhnya lauk favorite itu dapat umumnya disantap berbarengan nasi maupun lontong.

Kuliner yang lahir dengan cara turun temurun ini sudah ada mulai sejak th. 1980-an silam. Serta saat ini kuliner ini sudah diwariskan pada Feri (34) yang disebut generasi ke-6 bu Hadi.

Menurut Feri, khas rasa Gulai Melung lantaran dimasak spesial menurut kebiasaan turun-temurun yang diwariskan beberapa pendahulunya. Daging umumnya dimasak memakai tungku memiliki bahan bakar kayu di dapur. Untuk menumbuk bumbunya, sering memakai lumpang. Lumpang sendiri terbuat dari batu yang dipakai untuk menghaluskan bumbu.

” Pada umumnya tidak ada bahan spesial. Cuma saja, kita memasaknya lewat cara spesial yang orang tak mengerjakannya, ” kata Feri.

Awal sistem pembuatan gulai Melung yaitu dagingnya dimasak berbarengan formula bumbu jahe, kunir, lengkuas, serai, ketumbar, merica, bawang merah, serta bawang putih. Lantas, bumbu-bumbu itu ditumis saat sebelum dimasukkan ke masakan.

Untuk bikin gulai, ia rata-rata menggunakan 20 kg daging serta 50 kg dengkil /hari. Bila di rata-rata /hari, warungnya dapat menggunakan 2 ekor kambing untuk di jual pada konsumen.

Mengenai harga gulai Melung per porsinya juga bervariatif. Bergantung menu yang di idamkan oleh konsumen. Untuk type gulai type dengkil (tengkleng) umumnya di jual Rp27 ribu per jumlah. Sesaat harga per gulai kepala tambah lebih mahal, yakni Rp150 ribu.

Disadari atau tak, warung yang ada jauh dari pusat kota ini sehari-harinya senantiasa diserang konsumen. Tidak cuma konsumen dari Purbalingga, beberapa petinggi asal luar kota juga sering menyempatkan singgah untuk mencicip legitnya Gulai Melung khas Purbalingga ini.

Be Sociable, Share!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    *