Lunpia Delight – Semarang

0
157

Lunpia delight
Semarang, Miroto, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50134, Indonesia

Lunpia Delight – SemarangLunpia Delight

Bergelut di dapur Lunpia Delight jadi sehari-harinya Meliani Sugiarto. Lahir dari keluarga berlatar entrepreneur penganan khas Semarang ini, Cik Meme, panggilan akrabnya, berupaya untuk menghadirkan inovasi supaya lumpia ini senantiasa memperoleh tempat di hati konsumennya.
Terutama saat ia memperoleh amanah sebagai Wakil Ketua Bagian Pangan serta Agrobisnis, Kamar Dagang serta Industri (Kadin) Semarang beberapa waktu terakhir. Ia juga suka dengan posisinya baru itu. Lewat Kadin, ia menginginkan industri kuliner lokal semakin maju. Diluar itu, ia juga menginginkan menularkan jiwa kewirausahaan, terutama di bagian kuliner.
” Tujuan saya menginginkan mengajak anak-anak SMA untuk tertarik kuliner serta dapat belajar bagaimana memproses masakan sampai terjun ke industri di bagian ini. Saya rasa ini dapat jadi bekal untuk mereka untuk jadi wiraswastawan, ” tuturnya pada Tribun Jateng, sekian waktu lalu.

Karenanya, kurun waktu dekat ini, ia berbarengan Kadin Semarang bakal lakukan mengajukan hubungan kerja dengan Dinas Pendidikan dan lembaga berkaitan untuk berikan motivasi wiraswasta di kelompok pelajar.
” Saya rasa, menggandeng lembaga Dinas Pendidikan, saya bersama tim di Kadin bakal mengemas aktivitas yang dapat diikuti pelajar. Salah satunya, teori berwiraswasta kuliner, langkah temukan inspirasi, sistem produksi, pengemasan yang bagus, dan pemasarannya. Bukan sekedar teori tetapi juga praktik bakal dikerjakan. Mengingat anak-anak sekarang ini memanglah mesti di beri edukasi, dididik untuk berani berwiraswasta, ” tuturnya.
Punya kebiasaan di lingkungan keluarga yang menggerakkan usaha makanan olahan berbahan baku rebung bambu dengan cara turun-temurun, Cik Meme tidak menginginkan berhenti di satu titik. Sebagai info, kakek-nenek buyutnya yaitu pasangan suami istri Tjoa Thay Joe serta Mbok Wasi, yang disebut legenda pelopor lumpia Semarang. Sampai saat ini, keluarga ini masihlah melanjutkan usaha lumpia. Bahkan juga, dengan penyajian dengan cara modern.

” Untuk hal semacam ini, saya memanglah berupaya menghidangkan lumpia dengan penampilan yang dapat berkompetisi dengan jajanan kuliner mancanegara. Contoh saja, di sekitaran kita anak-anak muda lebih familiar jajanan kebab, takoyaki, burger, serta semacamnya. Makanan seperti ini malah jadi trend serta dijajakan di bebrapa tepi jalan. Nah, ini jadi tantangan, bagaimana supaya lumpia serta makanan lokal yang lain, bukanlah sebagai jajanan eksklusif serta disenangi banyak kelompok, ” tuturnya.
Cik Meme juga menjelaskan, lumpia ini mempunyai arti spesial untuk hidupnya.
“Orang tua saya, Tan Yok Tjay yaitu generasi ke-2 Lunpia Mataram, sedang nenek saya yaitu pendiri Lunpia Mataram yang sekalian generasi ke-3 Lunpia Semarang, ” urai wanita kelahiran Semarang, 27 Juni 1979.

Menurut dia, ada tantangan waktu memegang sendiri kendali usaha ini. Saat bisnisnya telah mulai tampak tumbuh, ia menginginkan mendorong anak muda lakukan hal sama.
” Anak muda mesti berani berwiraswasta. Tak bisa ada rasa malu, cuma lantaran berdagang kuliner. Warisan budaya kita mempunyai beberapa ribu type makanan. Ini memerlukan sentuhan baru, inspirasi, dan kreativitas dari anak muda. Bila dikelola dengan baik jadi bakal mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, ” lebih ibu dari Tsarinxing atau Xing Xing.
Ia berikan contoh pendahulunya berjualan lumpia menjumpai banyak tantangan. Beragam inovasi dengan cita rasa sudah dikerjakannya, supaya lumpia selalu berkembang.
“Dari menjual lunpia memakai gerobak, pada akhirnya saya dapat menjual kuliner Semarang ini dengan rencana restoran atau kafe. Hal dari kecil hingga besar telah saya kerjakan untuk usaha saya ini. Saya menginginkan nama lunpia dapat mendunia. Kesempatan terbuka lebar, ” ucapnya.
Ia memberikan, kwalitas mesti diutamakan bila buka usaha kuliner. Begitu, usahanya itu bakal dapat diakui oleh orang banyak.
“Meski cuma bermula dari usaha kuliner kecil-kecilan, kwalitas product mesti di perhatikan. Manfaatnya supaya orang-orang yakin dengan product yang di buat oleh kita, ” ucapnya.

Be Sociable, Share!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    *